21 Persen Jemaah Haji Lansia, Ini yang Dilakukan Kemenag

INDOPOS.CO.ID – Data dari Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat), jemaah haji dengan usia 65 tahun ke atas hampir 45 ribu. Kuota ini tentu bukan jumlah yang sedikit.

Jika dirasiokan berdasarkan total kuota jemaah haji reguler, 213.320, maka prosentasenya hampir 21 persen. Lansia ini terbagi dalam empat kelompok umur: 34.420 jemaah pada rentang 66-75 tahun, 8.435 (76-85), 1.835 (86-95), dan 55 dengan usia lebih 95 tahun.

“Tercatat, jemaah tertua tahun ini berusia 110 tahun, Mbah Harjo Mislan dari Ponorogo, Jawa Timur,” kata Juru Bicara Kementerian Agama Anna Hasbie dalam keterangannya, Minggu (26/5/2024).

Ia menyebut, ada 4 kategori jemaah haji lansia. Di antaranya, lansia mandiri. Kemudian, lansia dengan penyakit penyerta tapi masih dapat melakukan aktivitas harian secara mandiri.

Lalu, lansia yang memerlukan bantuan orang lain saat beraktivitas harian di luar. Dan, lansia yang memerlukan bantuan orang lain saat beraktivitas di dalam maupun luar kamar.

“Kami kembali mengusung semangat memberikan layanan terbaik bagi jemaah, khususnya mereka yang lansia,” ucap Anna.

Lebih jauh ia mengungkapkan, ikhtiar mewujudkan haji ramah lansia bahkan sudah dilakukan sejak dari Tanah Air. Skema layanan lansia ini kemungkinan akan menjadi model layanan haji yang terus berkembang di tahun mendatang.

“Sebelum melunasi, jemaah harus memeriksakan kesehatan terlebih dahulu. Jika memenuhi syarat istithaah, boleh melunasi,” tutur Anna.

“Ini ikhtiar memastikan jemaah yang akan berangkat sehat, meski secara kategori umur adalah lansia,” imbuhnya. (nas)

Quoted From Many Source

Baca Juga  Sinergi Kemenkeu Dongkrak Perekonomian Desa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *