BlueBand Hadirkan Program “Sarapan Lezat Bernutrisi” dan Luncurkan BlueBand Kuliner

INDOPOS.CO.ID – Sarapan dengan gizi seimbang terbukti merupakan langkah awal yang sangat penting dalam mendukung tumbuh kembang anak optimal. Sayangnya kegiatan sarapan belum menjadi kebiasaan rutin setiap keluarga di Indonesia. Terlebih, kondisi terkini mengungkap bahwa 8 dari 10 anak Indonesia masih kekurangan asupan Omega 3[1]. Padahal faktanya, Omega 3 dan Omega 6 telah terbukti secara ilmiah memiliki korelasi yang erat dalam mendukung tumbuh kembang anak yang optimal. Sejalan dengan semangat Pekan Sarapan Nasional (PESAN) yang diperingati setiap tanggal 14-20 Februari, BlueBand menghadirkan program “Sarapan Lezat Bernutrisi” sebagai sarana untuk mengedukasi masyarakat akan pentingnya sarapan bergizi, rutin dan berimbang dalam mendukung tumbuh kembang optimal anak Indonesia, sekaligus meluncurkan produk terbarunya, yakni BlueBand Kuliner sebagai solusi praktis para ibu dalam menyajikan sarapan lezat bernutrisi.

Presiden Direktur PT Upfield Consulting Indonesia Dicky Saelan menjelaskan bahwa program “Sarapan Lezat Bernutrisi” dari BlueBand ini bertujuan untuk mengedukasi dan menginspirasi masyarakat secara konsisten, terutama para ibu akan pentingnya sarapan dengan gizi seimbang untuk tumbuh kembang anak yang optimal. “Terlaksananya program “Sarapan Lezat Bernutrisi” Blueband ini sejalan dengan visi perusahaan secara global dalam hal mendorong berbagai perubahan positif di masa depan, termasuk memerangi permasalahan gizi pada anak Indonesia. Tahun ini BlueBand berkomitmen untuk mengedukasi 500.000 anak di berbagai wilayah di Indonesia, dalam periode Januari – Desember 2024,” jelas Dicky.

Hal tersebut senada dengan hasil studi Pakar Gizi dan Pangan Indonesia (Pergizi Pangan) menemukan bahwa 60% anak Indonesia tidak sarapan sebelum berangkat sekolah. Selain itu, berdasarkan data Survei Diet Total (SDT) Badan Litbangkes Kementerian Kesehatan RI tahun 2020, sebanyak 66,8% anak sarapan dengan kualitas gizi rendah dan belum terpenuhi asupan vitamin dan mineralnya. Menyikapi fakta tersebut, Esti Nurwanti, S.Gz, RD, MPH, Ph.D, seorang ahli gizi yang berpengalaman, mengungkapkan bahwa kondisi ini tentunya perlu kita sikapi bersama. Kondisi ini dapat berpotensi mempengaruhi proses tumbuh kembang anak dan penyerapan ilmu di sekolah. “Anak pada usia sekolah memerlukan asupan padat gizi, terutama pemenuhan kebutuhan lemak esensial omega 3 dan 6, lemak esensial ini memiliki peran penting dalam meningkatkan kemampuan kognitif anak, meningkatkan konsentrasi dan daya ingat, serta menekan depresi dan kecemasan. Selain itu, asupan lemak esensial juga membantu menjaga daya visual anak, yang penting dalam proses belajar di sekolah. Oleh karena itu, memastikan anak-anak mendapatkan sarapan yang kaya akan zat gizi menjadi sangat penting untuk mendukung perkembangan dan prestasi akademik mereka,” ungkap Esti

Baca Juga  Tingkatkan Kemampuan Personel, Lapas Sukamiskin dan Polrestabes Bandung Gelar Pelatihan Pengawalan

Dalam pelaksanaannya, program “Sarapan Lezat Bernutrisi” BlueBand ini disampaikan secara online maupun offline dengan mengunjungi berbagai sekolah di wilayah Indonesia, serta membagikan booklet inspirasi menu 21 hari sarapan berisi yang dilengkapi dengan bantuan materi edukasi seperti komik dan permainan, sehingga anak-anak pun bisa mendapatkan pengetahuan mengenai makanan bergizi dan pentingnya sarapan setiap hari dengan cara yang lebih mudah dan menyenangkan.

Kesuksesan program ini tentunya tidak luput dari peran serta dukungan Ibu sebagai manajer rumah tangga yang mengatur pola konsumsi harian di rumah. Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa banyak hal untuk dipikirkan dan disiapkan setiap harinya. Bahkan hasil penelitian dari Telegraph mengungkap rata-rata setiap pagi seorang Ibu telah memikirkan 26 hal acak termasuk sarapan dan hal lainnya. Ade Savitri selaku Marketing Director PT Upfield Consulting Indonesia menyampaikan bahwa sebagai wujud dukungan nyata dalam mendampingi para orang tua, khususnya para ibu untuk tumbuh kembang anak optimal, tahun ini BlueBand sebagai brand terpercaya yang sudah hadir selama 100 tahun juga menghadirkan produk terbarunya, yakni BlueBand Kuliner yang merupakan inovasi terbaru sebagai solusi praktis para Ibu dalam menyajikan sarapan lezat dan penuh nutrisi. “BlueBand Kuliner hadir dengan 2 varian rasa menarik yaitu Ayam Bawang dan Sapi BBQ. BlueBand kuliner sangat cocok digunakan untuk memasak berbagai macam masakan yang pastinya disukai anak, seperti mie goreng, nasi goreng, tumis daging dan tumis sayur dengan rasa enak dan gurih, sehingga menjadi favorit keluarga. Selain itu, produk ini tentunya juga dilengkapi dengan banyak nutrisi seperti Omega 3 dan 6, serta 6 vitamin lainnya, dan bisa menambah cita rasa dan aroma masakan,” jelas Ade.

Baca Juga  21 Persen Jemaah Haji Lansia, Ini yang Dilakukan Kemenag

Alfamart sebagai mitra strategis dalam pendistribusian BlueBand menyambut baik program ini. “Kami sangat mengapresiasi dan mendukung niat baik BlueBand demi membangun kesadaran bagi Ibu akan pentingnya sarapan sehat sekaligus lezat bagi anak-anaknya. Kami pun berkomitmen untuk memastikan ketersediaan Blue Band di tiap toko Alfamart, yang bahkan menjangkau hingga pelosok daerah di Indonesia,” jelas Solihin, Corporate Affairs Director Alfamart.

Sebagai margarin nomor 1 di Indonesia dan satu-satunya produk margarin dengan kandungan Omega 3 dan 6 dari minyak bunga kanola, BlueBand senantiasa berkomitmen untuk mendampingi para Ibu di Indonesia dalam membekali pertumbuhan anak dengan menghadirkan nutrisi harian terbaik. Sajian sarapan dengan menggunakan Blueband bisa mendukung pemenuhan kebutuhan harian Omega 3 dan 6 harian pada anak, serta 6 vitamin penting lainnya sehingga tumbuh kembang anak pun menjadi optimal. Fakta menarik lainnya dari BlueBand yaitu dengan menambahkan 1 sendok BlueBand kedalam sajian masakan dapat memenuhi sepertiga kebutuhan omega harian anak. “Kami berharap hadirnya program “Sarapan Lezat Bernutrisi” BlueBand dan peluncuran produk baru BlueBand Kuliner ini bisa menjadi langkah penting menuju kehidupan anak yang lebih sehat dan berprestasi di sekolah, guna menunjang generasi maju untuk Indonesia Emas 2045,” tutup Dicky. (srv)

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *