Dinilai Mahal, MUI: Tekan Ongkos Haji Bila tak Ada Subsidi Pemerintah

INDOPOS.CO.ID – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Dakwah dan Ukhuwah KH Cholil Nafis menilai besaran biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) 2024/ 1445 H tinggi.

“Kenaikan ongkos haji di atas Rp100 juta itu mahal,” kata Cholil Nafis di akun Twitter-nya, Kamis (16/11/2023).

Nafis mengatakan, pemerintah bisa menekan biaya haji, apabila tidak ada subsidi di sana.

“Kurangi hari pelaksanaan ibadah haji, misalnya 20 hari dan kurangi petugas haji,” katanya.

Menurut dia, upaya menekan biaya haji tersebut akan berdampak langsung pada besaran biaya haji. “Biaya haji akan lebih murah,” ucapnya.

Sebelumnya, Kementerian Agama mengusulkan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1445 H/2024 M dengan rata-rata sebesar Rp105 juta. Sesuai mekanisme pembahasan biaya haji, usulan ini disampaikan oleh Menag Yaqut Cholil Qoumas kepada DPR dalam Rapat Kerja bersama Komisi VIII di Jakarta, 13 November 2023 kemarin.
(nas)

Quoted From Many Source

Baca Juga  Profesional di Bidangnya, Mahfud MD Dituntut Konsisten pada Penegakan Hukum

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *