Pengamat: Postur Koalisi Ramping, Zaken Kabinet Mungkin Dibentuk

INDOPOS.CO.ID – Pengamat Politik Citra Institute Yusak Farchan mengatakan, konsep zaken kabinet yang ingin dibentuk Calon Presiden (Capres) 3 Ganjar Pranowo mungkin dilakukan, karena koalisi pengusungnya lebih ramping dari koalisi lain.

“Kalau bicara postur koalisi, relatif lebih ramping dibanding poros Pak Prabowo,” kata Yusak kepada wartawan, Rabu (10/01/2024).

Adapun Pasangan Calon (Paslon) Ganjar Pranowo-Mahfud MD didukung oleh, PDIP, Perindo, PPP dan Hanura. Meski ramping, menurut Yusak, Ganjar harus membuktikan, jika terpilih nanti dia memiliki kekuasaan penuh untuk menentukan siapa yang ada di kabinetnya.

“Dibutuhkan keberanian presiden terpilih untuk keluar dari bayang-bayang intervensi partai politik pendukung,” ungkap Yusak.

Dekan FISIP Universitas Pamulang ini menambahkan, konsep zaken kabinet adalah suatu kabinet yang jajaran menterinya berasal dari kalangan ahli dan bukan representasi dari suatu partai politik tertentu. Namun ada celah, dimana parpol masih bisa memasukkan elit mereka di kabinet.

“Karena seringkali, partai ini berlindung di balik background para menterinya dianggap ahli, atau profesional, meski dia kader partai. Kalau mau benar benar ya dipilih yang tidak punya atribut,” ujarnya.

Bagaimanapun presiden memiliki dua kekuasaan, sebagai pemimpin negara dan pemimpin pemerintahan. Presiden memiliki hak prerogatif, yang dalam beberapa masa kepemimpinan setelah pasca reformasi, kerap tersandera oleh partai pengusung.

Jika Ganjar bisa membentuk zaken kabinet, masih ujar dia, tantangan berikutnya ada di DPR, dimana dia harus mampu mengkonsolidasikan kepentingan rakyat dengan anggota-anggota DPR dari berbagai partai.

Sebelumnya, Ganjar mengaku sudah mulai memikirkan langkah sat set, untuk membentuk zaken kabinet. “Hari ini sudah kita cicil, sudah menghitung betul secara teknokratis, kalau kemudian mau kita lakukan sebuah tindakan sat set, apa yang musti dilakukan pertama,” Kata Ganjar.

Baca Juga  Reses Komisi II DPR RI ke Sulawesi Selatan, Dorong Capaian PTSL dan RDTR

Mantan Gubernur Jawa Tengah dua periode ini memandang persiapan sejak dini perlu dilakukan demi menghadirkan kabinet zaken atau kabinet yang terdiri dari figur ahli. “Kabinet ahli ini memang mesti didorong mulai sekarang,” tegasnya.

Menurutnya, ada banyak ahli mampu menjalankan program tersebut. Namun, kata dia, sosok itu harus melalui berbagai kualifikasi meskipun dia berasal dari usulan partai politik. Ganjar mengaku tak segan mencoret nama yang diusulkan partai politik untuk posisi menteri itu jika memang tidak mumpuni. (nas)

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *